Saat yang Paling Tak Berguna

hei?
Pernah gak sih kalian berada pada posisi yang tidak berguna?
Aku pikir semua orang pernah yaa.

Mau cerita dikit nih,

2 days ago nih, gabut gak ada kerjaan sama sekali di rumah, aku putuskan untuk berkeliling ke pusat kota, yaap, pasar raya. Tempat yang segala macam aktivitas berada di sana. Semua titik kumpul dari beberapa angkutan kota juga di sana. Bayangin aja deh, gimana ramenya. 

Bukan pasar kalau gak ada 'keributan' dari sorakan para PKL.
   "3 5000, 3 5000, 3 5000"
   "singgahlah buuk. singgahlah buuk"
Tapi juga bakalan aneh kalau 'sorakan' tersebut gak ada di pasar. hehe

Pada hari itu, sekitar pukul 16.30 aku berada di posisi yang membingungkan.
Mau bertindak, takut. Tapi hati sangat memberontak agar bisa melawan.

Ya, pada hari itu tepat di depan mataku terjadi penjambretan. Seorang perempuan kisaran 25tahun yang mengendarai motor dengan ransel berada di punggung. 
Dengan mudahnya seorang laki-laki yang juga berumur kisaran 27tahun membuka ransel si perempuan tersebut.
hmm :(
Dia berhasil mendapatkan dompet si perempuan.

Sangat bingung mau ngapain.
sangat sangat sangat  bingung.

Kenapa gak ditolongin sih?
Wallahi aku takut!
Kok takuut? Kamu kan cowok?
Bukannya gimana-gimana nih, bayangin aja, pasar raya, semua golongan manusia berada di sana. Semua manusia dari tua-muda juga di sana. Semua manusia dengan profesi juga bisa jadi ada di sana. Sudah diketahui semua orang juga, di pasar pasti ada tingkatan 'penguasa', diatas bos masih ada bos.

Kalau aku nolongin, atau gak aku kejar tu si laki-laki, aku malah mikir kedepannya gimana. Entah aku yang kena getah nantinya. Entah si pejambret itu bakal dendam, entah bakal ngintai aku kedepannya.

Yaa kalian tau kan, gimana bingungnya pada saat itu.

Tapi coba aja lawan, mungkin aja ada yang bantuin juga?
Di depan aku, malah ada juga orang yang ngelihat, dan mereka bilang apaan coba?
"Dih, lihat, dia mulai lagi"
Buset daah, kayaknya tontonan kayak gitu emang udah makanan sehari-hari dah.

Di dalam hati aku cuman bisa berdo'a guys!
"Semoga si abang diberi hidayah oleh Allah ke jalan yang benar, dan si kakak diberi kesabaran atas musibah yang dialami"

Sehabis ngeliat kejadian itu, aku malah nyesaal.
"Kok gak aku bantu ya?"
"Gimana nanti kalau ada keluargaku yang kena? Apa orang-orang juga cuman ngelihat tanpa mau bertindak seperti yang aku lakukan"

Ha a, itu saat yang sangat membuatku kebingungan.
Saat dimana rasa humanity ku hilang total.
:(

Oh ya, semoga buat kalian yang baca ini -terutama kaum hawa- , hati-hati ya! Kalau memang mau berpergian barang bawaan letakin aja di depan, sehingga bisa kalian awasi juga.

See ya!

Komentar