Pernah gak sih kalian merasa segan sama teman?
"Eh, aku duluan ya?"
"Kok cepat amat, bentar lagi laah"
"Yaudah deh" -padahal di dalam hati merasa berat untuk meng-iya-kan. Kalau diturutin, hati yang gak nyaman, kalau gak diturutin, kita yang segan sama teman.
Jujur aja, aku sering banget melawan kata hati. Ya dengan tujuan utama untuk tidak nyakitin perasaan orang lain. Walaupun udah sering nih nonton video motivasi nih ya, yang intinya nyampein "Lakukan apa yang kamu rasa itu benar, walaupun orang lain menentang", tapiii yaaa, tetap belum bisa. Waktu itu ketika hati memang kuat untuk bilang enggak, tapi ya selalu muncul perasaan gak enakan. Akhirnya melawan kata hati lagi.
Tapi, aku pernah meminta saran sama teman yang lain cara gimana agar gak terlalu kaku. Temanku cuman bilang, "santai aja, sampaikan aja apa yang mau kamu sampaikan, kalau orang lain menentang apa yang kamu bilang itu, ya sabar aja dulu, beri alasan yang masuk akal biar dia gak tersinggung, dan maksud tujuan mu juga tersampaikan. kalau dia masih tetap ber-si-kekeh menentang pembicaraan mu, simpulkan aja bahwa dia orang yang gak bisa menghargai keputusan orang lain"
Memang benar sih, kitanya aja yang perlu untuk terbuka sama orang lain, walaupun gak semua orang bisa terbuka sih. Tapi ya harus menyesuaikan aja waktu dan tempat nya. Bilang aja, iya itu iya, enggak itu enggak. Memang butuh waktu untuk pembiasaan. Dan intinya sih, jangan ngelawan kata hati. Biasanya kalau hati kita menentang, pasti keputusan yang udah kita ambil itu bakal gak baik.
"Eh, aku duluan ya?"
"Kok cepat amat, bentar lagi laah"
"Yaudah deh" -padahal di dalam hati merasa berat untuk meng-iya-kan. Kalau diturutin, hati yang gak nyaman, kalau gak diturutin, kita yang segan sama teman.
Emang sulit ya ngomong "enggak" itu?Bukannya gak bisa ngomong "enggak", tapi yaa, gak enakan aja gitu. Entah merasa itu orang sangat berarti di hidup kita, sampe-sampe kita gak mau nyakitin perasaan dia. Bingung sendiri kalau udah pas di posisi begitu.
Jujur aja, aku sering banget melawan kata hati. Ya dengan tujuan utama untuk tidak nyakitin perasaan orang lain. Walaupun udah sering nih nonton video motivasi nih ya, yang intinya nyampein "Lakukan apa yang kamu rasa itu benar, walaupun orang lain menentang", tapiii yaaa, tetap belum bisa. Waktu itu ketika hati memang kuat untuk bilang enggak, tapi ya selalu muncul perasaan gak enakan. Akhirnya melawan kata hati lagi.
Tapi, aku pernah meminta saran sama teman yang lain cara gimana agar gak terlalu kaku. Temanku cuman bilang, "santai aja, sampaikan aja apa yang mau kamu sampaikan, kalau orang lain menentang apa yang kamu bilang itu, ya sabar aja dulu, beri alasan yang masuk akal biar dia gak tersinggung, dan maksud tujuan mu juga tersampaikan. kalau dia masih tetap ber-si-kekeh menentang pembicaraan mu, simpulkan aja bahwa dia orang yang gak bisa menghargai keputusan orang lain"
Memang benar sih, kitanya aja yang perlu untuk terbuka sama orang lain, walaupun gak semua orang bisa terbuka sih. Tapi ya harus menyesuaikan aja waktu dan tempat nya. Bilang aja, iya itu iya, enggak itu enggak. Memang butuh waktu untuk pembiasaan. Dan intinya sih, jangan ngelawan kata hati. Biasanya kalau hati kita menentang, pasti keputusan yang udah kita ambil itu bakal gak baik.
Komentar
Posting Komentar